;
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

10 botol plastik bekas untuk masuk Monas

Posted by just for sharing on Minggu, 01 Januari 2012





Jakarta (ANTARA News) - Siapa bilang masuk ruang-ruang diorama Monumen Nasional itu perlu uang? Tidak juga ya, paling tidak pada Kamis siang lalu (8/12), saat tiketnya bisa diubah menjadi 10 botol kemasan bekas air mineral.

Ya, siang itu pengelola Monumen Nasional punya gawe khusus mengaitkan wisata dengan kesadaran lingkungan hidup. Caranya sangat mudah, mendorong masyarakat membuang sampah pada tempatnya dan bahwa sampah anorganik itu juga memberi nilai ekonomi alias nafkah yang lumayan.

Pada siang itu, ada yang cukup berbeda karena ada satu mesin berbentuk kotak berkelir merah-kuning yang mirip mesin ATM. Namun sosoknya lebih besar lagi dan dilengkapi unit memindai dan lubang cukup besar; dari lubang tertutup plastik itulah botol kemasan bekas air minum dimasukkan setelah dipindai labelnya.

Nama alat yang cukup berat dan kekar namun menyenangkan dalam penggunannya adalah Reserve Vending Machine (RVM). Dalam bahasa Indonesia populernya sederhana saja: mesin mengolah sampah. Mesin ini sendiri sebetulnya telah beberapa kali hadir di ruang publik walau masih pada kalangan terbatas dan kini publik memiliki akses menggunakan sekaligus "menikmati" khasiatnya.

"Hanya dengan sepuluh botol plastik bekas anda bisa mengajarkan kepada anak anda bagaimana cara membuang sampah yang benar, sekaligus mengajarkan sejarah Indonesia," kata seorang pengelola Tugu Monumen Nasional itu.

Mengumpulkan 10 botol kemasan bekas air minum itu berarti seseorang mengumpulkan 50 poin karena satu botol yang disetorkan dihargai 10 poin. "Harga" tiket masuk menurut cara itu adalah minimal 50 poin. Botol-botol plastik yang dimasukkan ke dalam mulut mesin itu akan dicacah menjadi serpihan plastik, dan serpihan-serpihan dengan daya tampung hingga puluhan kilogram itulah yang kemudian dijual kepada pengepul plastik bekas.


RVM diserahkan untuk dipergunakan oleh pihak-pihak di Tanah Air yang peduli dengan kelestarian lingkungan kepada pengelola Tugu Monumen Nasional itu. Mereka tergabung dalam Program Gerakan Membuang Sampah (Gemas), dan  diprakarsai Jaring Bisnis Indonesia (IBL), PT Tirta Investama (Danone Aqua) dan LKBN ANTARA.

RVM ditempatkan di pintu masuk ruang diorama Tugu Monumen Nasional selama setahun. Apakah cuma itu kegunaan mesin buatan Korea Selatan itu?

Ternyata jauh lebih lagi, karena yang ingin dicapai adalah proses mengedukasi masyarakat agar biasa membuang sampah pada tempatnya. Mungkin "target" ini sangat sederhana kedengarannya, yaitu membuang sampah pada tempatnya. Namun pada kenyataannya tidak demikian karena berkaitan dengan "budaya" perilaku masyarakat yang terlanjur telah terbentuk.

"Mesin ini bisa menjadi edukasi kepada masyarakat dan anak-anak sejak dini untuk membuang sampah pada tempatnya," kata seorang perwakilan dari Danone-Aqua.

Direktur Eksekutif IBL, Yanti Triwadiantini, mengatakan upaya itu juga bagian dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan beberapa perusahaan yang bekerja sama. "Gerakan ini diharapkan dapat mengubah perilaku orang dan gerakan ini menjadi bentuk kepedulian kami terhadap sosial," katanya.

Adapun Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Ahmad Mukhlis Yusuf, yang juga hadir pada kesempatan itu, berujar, "Perjuangan kita semua hari ini bukan lagi merebut kemerdekaan seperti dulu, melainkan membangun masyarakat baru lebih arif. Bersama IBL dan Danone-Aqua, ANTARA turut ambil bagian membangun Indonesia yang hijau dan sehat."



Read More10 botol plastik bekas untuk masuk Monas

Mercedes atau BMW yang paling laris di AS ?

Posted by just for sharing


Jakarta (ANTARA News) - Dua merek otomotif asal Jerman, Mercedes dan BMW bersaing untuk meraih tempat teratas dalam pangsa mobil mewah di Amerika Serikat.
Seperti dilaporkan AFP, pangsa tersebut selama 11 tahun terakhir dipegang oleh Lexus namun tsunami di Jepang membuat anak perusahaan Toyota itu tak bisa berada lagi di posisinya.
BMW dan Mercedes bersaing ketat. Penjualan Mercedes di AS pada bulan November naik 40 persen.
Angka terakhir menunjukkan bahwa BMW tahun ini menjual 221.073 unit sedangkan Mercedes 219.073 unit.

Lexus, seperti juga merek Jepang lainnya, kesulitan mendapatkan pasokan akibat bencana gempa dan tsunami membuat pabrik-pabrik mereka terganggu.
Read MoreMercedes atau BMW yang paling laris di AS ?

catatan akhir tahun - Menanti sentuhan Dahlan Iskan benahi BUMN

Posted by just for sharing on Minggu, 25 Desember 2011

Malam itu, Rabu (18/10) sekitar pukul 20:00 WIB Presiden Susilo Bambang Yudhoyono resmi mengumumkan nama-nama menteri hasil "reshuffle" Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Dahlan Iskan ditunjuk menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggantikan menteri sebelumnya Mustafa Abubakar. Saat Kepala Negara mengumumkan nama-nama para pembantunya itu, Dahlan memilih melakukan nonton bareng melalui layar tv plasma di ruang kantornya di Kantor Pusat PLN didampingi sang istri Ny Nafsiah Sabri, sejumlah karyawan PLN dan belasan wartawan media cetak dan elekronik. Ketika Presiden menyebutkan nama Dahlan menjadi orang nomor satu di Kementerian BUMN, Dahlan tidak memberikan respon apa-apa. Dahlan yang duduk santai berselonjor di bawah sofa coklat terlihat biasa saja dan tanpa ekspresi apapun. Detik itu pula para jurnalis langsung memberondong Dahlan dengan sejumlah pertanyaan seputar bagaimana langkah yang akan ditempuhnya untuk membenahi dan merevitalisasi BUMN ke depan.

Pernyataan pertama yang keluar dari mulutnya yang perlu dilakukan segera adalah rapat di BUMN harus dikurangi hingga 50 persen. "Terlalu sering mengikuti rapat, pejabat BUMN itu justru semakin tidak fokus pada pekerjaannya," kata Dahlan.
Demikian juga dengan lalu lintas surat menyurat di BUMN, menurutnya harus dikurangi secara drastis sebagai bagian dari efisiensi perusahaan. Keesokan harinya, Kamis 19 Oktober 2011 di Kantor Kepresidenan, Dahlan pun resmi dilantik menjadi Menteri BUMN yang tugasnya membenahi dan menjadi Pembina sebanyak 141 BUMN. Sosok Dahlan di setiap kesempatan sepertinya telah menjadi perhatian publik. Dahlan dengan penampilannya yang khas mampu mencuri perhatian publik. Usai dilantik di Istana Kepresidenan, Dahlan langsung mendatangi Kantor Kementerian BUMN di Jalan Merdeka Selatan Jakarta untuk acara serah terima jabatan dengan Mustafa Abubakar. Tidak seperti para direksi BUMN dan pejabat Kementerian BUMN yang umumnya menggunakan stelan jas lengkap, Dahlan justru hanya mengenakan kemeja putih lengan panjang dan sepatu kets.
Suasana acara pisah sambut tersebut cukup mencair karena Dahlan berkali-kali menyampaikan pernyataan dan pengakuannya bagaimana awalnya "dipaksa" menjadi Menteri BUMN... yang mengundang tawa para hadirin. Dahlan berpidato tanpa teks. Tidak berlama-lama, namun didalamnya tertuang pemikiran besar bagaimana kiatnya membenahi BUMN ke depan. Terpilihnya Dahlan menjadi menteri BUMN sepertinya sudah banyak diduga banyak kalangan dengan respon positif. Pengamat BUMN Muhammad Said Didu menilai penempatan Dahlan Iskan memimpin Kementerian BUMN merupakan keputusan yang tepat. Memiliki kapasitas, gaya kepemimpinannya yang elegan, cepat mengambil keputusan, integritas tinggi dan berbekal pengetahuan korporasi yang sangat cukup. "Di bawah kepemimpinan Dahlan penanganan BUMN bisa lebih baik lagi. Beliau memiliki segalanya baik dari sisi integritas maupun pengalaman dia di bidang bisnis," kata Said yang juga mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini.

Selain itu Dahlan juga mewajibkan dirinya dan pejabat di Kementerian BUMN untuk mengikuti rapat pimpinan pada hari Selasa setiap minggu. Saat yang sama direksi dan komisaris BUMN juga harus rapat direksi di masing-masing perusahaan, sehingga tidak ada pejabat yang "berkeliaran". Dahlan bergerak cepat dan tidak ingin sedikit pun memperlambat ritme kerjanya dalam membenahi BUMN. Dalam sepekan memimpin Kementerian BUMN, Dahlan yang merupakan mantan CEO Jawa Pos Group ini langsung secara maraton tidak kenal hari Sabtu, Minggu ataupun hari libur meninjau sejumlah BUMN. Sederet perusahaan yang langsung mendapat sentuhan Dahlan meliputi PT Angkasa Pura I, PT Jasa Marga Tbk, PT Kereta Api Indonesia, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Industri Kapal Indonesia, PT Kerta Leces, PT Perkebunan Nusantara, PT Pal Indonesia, termasuk PLN. Tiada hari tanpa kerja, mengunjungi BUMN untuk mencari tahu permasalahan setiap BUMN termasuk memberikan solusi jangka pendek, menengah dan panjang menjadi "trade mark" Dahlan. Lantas apa saja yang menjadi buah pikiran Dahlan untuk menyelesaikan berbagai keruwetan yang dialami sebagian besar BUMN itu?
Langkah awal untuk membenahi perusahaan milik negara, yaitu pertama menyelesaikan penanganan aset bermasalah pada 142 BUMN. "Ini sejalan dengan arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahwa aset BUMN yang berjumlah sekitar Rp2.500 triliun itu harus diverifikasi ulang. Dalam aset tersebut banyak yang tidak produktif dan membebani perusahaan," ujarnya.

Kedua, membentuk "The Dream Team" pada susunan direksi dan komisaris BUMN. Direktur Utama pada setiap BUMN dibolehkan untuk mencari sendiri siapa yang cocok menjadi direksi. Ibarat sepak bola, Dahlan ingin membentuk tim manajemen yang lebih profesional, tidak asal-asalan sehingga menjadi sekumpulan direksi yang utuh dalam meningkatkan kinerja usaha ke depan.
Dream Team ini selain meningkatkan kerja sama yang lebih solid juga untuk menghindari intervensi dari dalam perusahaan maupun intervensi dari luar.

BUMN menurutnya masih terbebani besarnya intervensi baik dari luar perusahaan maupun intervensi yang diundang sendiri oleh orang dalam perusahaan. "Jika terbukti ada direksi yang jelas-jelas mengundang intervensi kepada perusahaan, maka saya akan pecat," tegas Dahlan.
Adapun langkah ke tiga yaitu pengurangan jumlah (right sizing) BUMN dari saat ini sebanyak 141 BUMN menjadi sekitar 78 BUMN pada 2014, dan hanya menyisakan 25 BUMN pada 2025 agar lebih fokus dan sesuai dengan sektor yang benar-benar mendukung perekonomian nasional. Mantan Direktur Utama PT PLN ini juga memberi catatan khusus bagi BUMN yang dalam kondisi merugi. Melalui program restrukturisasi, Kementerian BUMN melakukan restrukturisasi terhadap 15 perusahaan melalui pola akuisisi maupun pelepasan kepemilikan saham secara terbatas.

Terdapat 15 BUMN mengalami kerugian pada 2010 meliputi PT Pal Indonesia, Industri Sandang, Jakarta Llyoid, PT Garam, PT Iglas, PT Boma Bisma Indra, PT Primissima, PT Industri Kapal Indonesia, PT Pradnya Paramita, PT Balai Pustaka, PT Merpati Nusantara Airlines, PT Kertas Kraft Aceh. "Ada dua hal dua yang menyebabkan BUMN rugi bahkan bangkrut, pertama adalah industri tersebut sudah habis ditelan zaman, kedua kesalahan karena 'human error' atau salah kelola. Kalau karena salah manajemen, ya 'manajemennya diperbaiki,'" katanya. Tidak cukup sampai di situ. Secara mengejutkan Dahlan juga membeberkan sejumlah mimpinya membawa BUMN tidak saja memiliki kinerja yang makin kinclong, namun juga mampu menjadi perusahaan berskala dunia ("world class company"). Tiga sektor akan "diraksasakan", yaitu BUMN pangan, BUMN properti, dan BUMN transportasi. BUMN ini harus lebih kuat dan bahkan mampu mengalahkan swasta. Alasan membentuk BUMN Pangan demi menjaga ketahanan pangan dari ancaman terjadinya krisis pangan. Program ini pada tahap awal akan mencetak lahan seluas 100.000 ha pada 2012, dan mencapai 1 juta hektar pada 2014.
Sementara dari sisi infrastruktur saat ini yang harus dilakukan adalah pengembangan Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Minyak Sawit Kuala Tanjung, di Sumatera Utara, karena sangat strategis menjadi lalu lintas kapal dan arus komoditi. Pada transportasi darat akan mempercepat menyelesaikan pembangunan "double track" jalan kereta api Jakarta-Surabaya, serta menyelesaikan jalan tol terutama trans Jawa.

"Pengembangan infrastruktur dan transportasi karena selama ini sistem logistik dan distribusi di Indonesia sangat belum memadai yang mengakibatkan ekonomi biaya tinggi," ujarnya. Pada sektor properti nantinya akan mengelola secara korporasi asset tidak produktif BUMN yang nilainya diperkirakan bisa mencapai sekitar Rp500 triliun, yang akan ditangani Perum Perumnas dan PT Kereta Api Indonesia yang berkoordinasi dengan PT Perusahaan Pengelola Aset. Ide pembentukan BUMN Properti disambut positif pengamat properti Ali Tranghanda. Manajemen aset "idle" (aset yang belum dimanfaatkan) milik BUMN harus diperbaiki sehingga pengelolaan serta pemanfaatan aset BUMN bisa lebih baik dan optimal. Secara keseluruhan diutarakan Dahlan, jika mimpi-mimpi tersebut tidak direalisasikan sekarang juga maka Indonesia akan diserbu asing dan tidak bisa memanfaatkan pertumbuhan ekonomi.



Direksi Jangan Cengeng

Sebagai seorang yang berpengalaman menangani perusahaan, Dahlan sepertinya mengerti betul bagaimana menjadi seorang pemimpin perusahaan korporasi. Ia berpandangan bahwa BUMN berbeda dengan instansi yang penuh birokrasi sehingga direksinya tidak berperilaku cengeng, tapi sebaliknya harus tangguh pekerja keras agar dapat membawa perusahaan ke arah yang lebih baik. Tidak ada waktu bagi para direksi untuk mengeluh, sebentar-sebentar minta petunjuk, sedikit-sedikit minta arahan, minta selalu dibuatkan keputusan. Untuk itu, Kementerian BUMN saat ini pun sudah mengeluarkan kebijakan pelimpahan sebanyak 18 kewenangan kementerian kepada korporasi.

"Pelimpahan wewenang tersebut riil dan konkrit, sehingga tidak ada lagi intervensi dari luar perusahaan dalam pengambilan keputusan yang sifatnya korporasi," katanya. Pelimpahan wewenang juga diserahkan kepada dewan komisaris agar bersikap tegas dalam pengambilan keputusan.

"Komisaris harus mampu menyatakan tidak atau ya. Komisaris jangan memberikan pernyataan atau keputusan yang `banci. Ibarat ibu-ibu...kalau hamil ya hamil. Tidak ada setengah hamil atau agak hamil," katanya. Selain pandai menyampaikan buah pemikiran dan pandangan, ternyata Dahlan juga pandai memberi contoh bagaimana menempat kan diri sebagai seorang pemimpin tidak saja kepada direksi BUMN tetapi juga bagi pejabat di negeri ini. Pria kelahiran Magetan, 17 Agustus 1951, pada Jumat, 23 Agustus 2011 menumpang KRL Commuter Line Jabodetabek menuju Stasiun Bogor selanjutnya menumpang ojek untuk mengikuti Rapat Kerja Pemerintah di Istana Bogor. Tidak seperti pada umumnya pejabat, Dahlan juga tidak segan-segan makan di kantin berbaur dengan karyawan maupun dengan para jurnalis.



Cegah Perampokan BUMN

BUMN di hampir semua kalangan masih identik dengan sapi perahan, alat politik, dan sarang korupsi. Stigma negatif terhadap BUMN masih melekat. Perusahaan besar seperti Pertamina, PLN dan perusahaan sektor lainnya menjadi sasaran empuk untuk mengambil keuntungan pribadi atau kelompok tertentu. Untuk itu Dahlan menyatakan siap perang. Berbekal laporan dari Jasa Marga bahwa saat ini ada oknum tertentu yang ingin menguasai aset BUMN berupa jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) S ruas Pondok Pinang-Taman Mini sepanjang 14 km. Oknum tersebut dinilai akan berupaya "merampok" aset BUMN untuk yang ketiga kalinya. Tanpa rasa takut, Dahlan membocorkan kepada media massa identitas oknum yang dimaksud yaitu seorang pengusaha yang malang melintang dalam proyek pembangunan jalan tol.

Oknum tersebut melakukan aksi kejahatan merampok aset BUMN sebanyak dua kali dengan modus melakukan pinjaman perbankan dan menerbitkan surat utang (commercial paper) yang menimbulkan kerugian Negara triliuan rupiah. Untuk mencegah praktik praktik kejahatan tersebut, Dahlan menggandeng Kejaksaan Agung. Keberanian Dahlan mendapat dukungan dari Ketua DPR-RI Marzuki Alie. "Dahlan akan menghadapi rampok-rampok BUMN, ya? Ini sudah terjadi sejak lama," kata Marzuki. Untuk itu ujar politisi dari Demokrat ini, masyarakat harus mendukung langkah yang ditempuh Menteri BUMN tersebut apalagi upaya perampok aset BUMN sudah semakin terbuka.

Di tengah kondisi ekonomi dunia dan domestik yang dinamis, capaian kinerja BUMN pada semester I 2011 dinilai cukup menggemberakan. Laba bersih meningkat hingga 39 persen dibanding realisasi pada periode yang sama tahun 2010. Sinyal kinerja menggembirakan itu tergambar dari sejumlah indikator keuangan pokok. Total aset BUMN tumbuh 15,69 persen, dari Rp 2,296,22 triliun pada Semester I 2010 menjadi Rp 2.656,38 triliun pada semester I 2011.

Peran BUMN juga semakin besar dalam rangka program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), dari total komitmen investasi sebesar Rp835,6 trilun hingga tahun 2014. Sementara pada semester I 2011 total investasi BUMN yang telah terlealisasi mencapai sekitar Rp53,87 triliun, 1 miliar dolar AS, dan 35 miliar yen Jepang. Secara keseluruhan dalam fungsinya BUMN merupakan salah satu pelaku kegiatan ekonomi yang diharapkan dapat meningkatkan penyelenggaraan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan jasa, memberikan sumbangan kepada penerimaan negara, dan meningkatkan sumbangan bagi perkembangan perekonomian nasional.

Namun pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana sepak terjang seorang Dahlan yang dipercaya membenahi BUMN mendapat dukungan penuh dari semua pihak. Sehingga langkah kuda yang sudah dilakoni Dahlan efektif mendorong BUMN menjadi mesin pertumbuhan ekonomi serta dapat meningkatkan lapangan kerja.



ini sumber artikelnya !

Posted by: Lily Efriyanti
Read Morecatatan akhir tahun - Menanti sentuhan Dahlan Iskan benahi BUMN

Dahlan Iskan: Direksi BUMN Jangan 'Cengeng', Sedikit-sedikit Minta Petunjuk

Posted by just for sharing on Sabtu, 24 Desember 2011

Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta para direksi perusahaan milik negara tidak berperilaku "cengeng". Sebaliknya, ia menegaskan mereka harus menjadi pekerja keras agar dapat membawa perusahaan ke arah yang lebih baik.
"BUMN merupakan korporasi bukan instansi, sehingga dibutuhkan direksi yang benar-benar tangguh," kata Dahlan di sela seminar bertajuk "Menggagas konsep ideal pengelolaan migas dan peran terbaik Pertamina sebagai perusahaan energi/migas negara" di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Kamis (22/12).
Menurut Dahlan, pengelolaan korporasi sangat berbeda dengan instansi sehingga birokrasi yang masih terdapat di BUMN harus segera dihilangkan. "Pemimpin dalam korporasi tidak boleh lagi berperilaku seperti seorang pemimpin instansi," tegasnya.
Menurut mantan Direktur Utama PT PLN ini tidak ada waktu bagi para direksi untuk mengeluh. "sebentar-sebentar minta petunjuk, sedikit-sedikit minta arahan, minta dibuatkan keputusan.
Untuk itu, Kementerian BUMN saat ini pun sudah mengeluarkan kebijakan pelimpahan sejumlah 18 kewenangan kementerian kepada korporasi. "Pelimpahan wewenang tersebut riil dan konkrit, sehingga tidak ada lagi intervensi dari luar perusahaan dalam pengambilan keputusan yang sifatnya korporasi," katanya.

ini sumber artikelnya !

Posted by: Lily Efriyanti
Read MoreDahlan Iskan: Direksi BUMN Jangan 'Cengeng', Sedikit-sedikit Minta Petunjuk

Riau Peringkat 11 Penyalahgunaan Narkoba

Posted by just for sharing on Senin, 19 Desember 2011

RIAU.SR- Kondisi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dewasa ini di Provinsi Riau sudah sangat memprihatinkan dan itu terbukti dari jurnal data P4GN 2011 BNN. Dari data kasus penyalahgunaan narkoba yang telah diungkap oleh jajaran Polda Riau, bulan januari hingga oktober, tercatat sebayak 495 kasus dengan 694 tersangka. 

Dengan jumlah yang tercatat tersebut Riau menjadi peringkat 11 Nasional dan pekanbaru yang merupakan tingkat peredaran gelap sabu yang mencapai 149 kasus dengan 195 tersangka. 

Demikian hal tersebut di paparkan kepala BNN Provinsi Riau Kombes Pol Bambang Setiawan pada rapat koordinasi dalam rangka menyatukan menyamakan persepsi pelaksanaan upaya pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba atau P4GN di salah satu Hotel di Pekanbaru Rabu (14/12). 

Bambang juga mengatakan angka tersebut harus secepatnya di tindak "karena sudah sangat berbahaya sekali jika tidak di waspadai jauh-jauh hari," tegasnya

Bambang juga mengatakan, pemakai Narkoba di Riau pada umumnya adalah pekerja swasta, wiraswasta, buruh yang rata- rata berusia diatas 30 tahun. Sedangkan tingkat pendidikan terbanyak penyalahgunaan ada pada tingkat slta.

"Maka guna menyikapi kondisi ini sudah menjadi tanggung jawab bersama bukan tanggung jawab instansi terkait," ucap Bambang

Bambang menambahkan guna mencegah dan meminimalisir peredaran narkoba ini, kedepannya BNNP Riau akan melakukan sosialisasi yang lebih baik lagi dengan sasaran utamanya adalah pelajar dan mahasiswa. "Jangan sampai remaja pemuda bangsa kita tercemari dengan di nodai oleh benda haram tersebut," pungkasnya. 



Read MoreRiau Peringkat 11 Penyalahgunaan Narkoba

Pemulung Mengkais Sisa Kebakaran Pasar Cikpuan

Posted by just for sharing



PEKANBARU.SR- Puluhan pemulung yang tidak tahu dari mana asalnya Minggu (18/12), mulai memanfaatkan sisa-sisa kebakaran pasar Cikpuan dengan mengkais barang- barang yang masih bisa di jual jadi besi tua, seperti logam kabel listrik , paku, dan potongan besi ,aluminium dan sebagainya. 

Meski ada kawasan yang di beri garis polisi, namun ada ruang yang tidak di garis polis line, disanalah mereka mencari -cari barang bekas yang masih bisa di jual.

Selain pemulung terdapat juga para pemilik kios melakukan kaisan terhadap lokasi dimana kiosnya berada, siapa tahu ada barang berharga yang masih bisa selamat dari pembakaran, seperti uang logam dan lain sebagainya.

Sarto, salah seorang pemulung yang mengakis paku dan besi, serta aluminium bekas kios pasar Cikpuan  mengaku, hasil kaisan ini bisa di jualnya nanti ke penampung barang bekas dengan cara kiloan. "Lumayan, untuk beli beras sekilo," ujarnya singkat.

Menurutnya , sisa pembakaran biasanya yang terbanyak ditemukan adalah paku, dan potongan kabel listrik yang ikut terbakar, selain juga ada aluminiun bekas gantungan kain para pedagang.

Bukan hanya orang dewasa , berdasarkan pantauan dilapangan anak-anak juga ada yang ikut-ikutan mengutip sisa bakaran berupa paku, dan besi, mereka sambil bermain, sambil mengkais satu-persatu tumpukan bakaran. "Lumayan uangnya bisa untuk jajan ," ujar ujang sembari tertawa.    

Sabtu malam (17/12), Ratusan kios dan toko di Pasar Cik Puan, Pekanbaru, hangus terbakar. Kebakaran diduga karena hubungan pendek arus listrik di bagian kios yang menjual aneka pakaian. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran. Namun, kerugian menyusul musibah ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Api terlihat pertama kali sekitar pukul 19.30 WIB ketika warga tengah mulai menutup dagangannya. Meski saat itu hujan, si jago merah terus membesar. Puluhan mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi tak dapat memblokir api. Hingga berita ini diturunkan api belum juga dipadamkan.

Kebakaran Pasar Cik Puan tidak hanya kali ini akan tetapi sudah sering terjadi, bahkan  beberapa tahun lalu sempat terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan 350 kios di lokasi Pasar.


Read MorePemulung Mengkais Sisa Kebakaran Pasar Cikpuan

PNS Libur 1 Hari ,Perekaman E-KTP Libur 2 Hari Karena PSU

Posted by just for sharing on Sabtu, 17 Desember 2011

PEKANBARU.SR- Untuk mensukseskan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah kota pekanbaru pada 21 Desember nanti , pemko pekanbaru mengambil kebijakan akan meliburkan PNS selama satu hari yakni tanggal 21 Desember, dan meliburkan Proses perekaman Electronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) selama dua hari. 

Penjabat walikota Syamsurizal mengatakan, di semua kantor camat di kota pekanbaru mulai tanggal 21 hingga tanggal 22 di liburkan sementara. Hal ini mengingat akan di gunakannya beberapa kantor camat terkait pelaksanaan  Pemungutan suara Ulang (PSU) di kota pekanbaru tanggal 21 Desember.

Liburnya perekaman ini secara resmi nantinya akan di umumkan dengan surat edaran penjabat walikota pekanbaru ke masing-masing camat yang ada di kota pekanbaru.demikian keputusan ini di ambil berdasarkan masukan dari PU kota pekanbaru kepada PJ walikota saat rapat Uspida yang di gelar Jum'at (16/12).

Menurut pihak KPU kota pekanbaru, tanggal 21 Desember sorenya kotak suara sudah sampai di kantor camat, sehingga jika ada aktifitas perekaman, di kawatirkan keramaian akan menganggu ,

"sehingga di harapkan perekaman e-ktp agar tidak lagi di lakukan dan di liburkan tanggal 21 dan 22 Desember ," terang Syamsurizal mengulang.

Ia juga menghimbau kepada pihak UPTD agar membuat surat edaran ini nantinya sehingga para camat tahu dan tidak lagi menyebar undagangan perekaman e-KTP pada dua hari tersebut.

untuk PNS katanya mengulang, seharusnya tidak perlu libur akan tetapi karena ini sudah disetujui maka PNS libur saat pemilihan itu.

Berdasarkan informasi yang didapat suarariau.com surat edaran terkait pengajuan libur PNS ini sudah di tandatangai oleh Gubernur Riau Rusli Zainal Kamis kemaren.(SRVA)



Read MorePNS Libur 1 Hari ,Perekaman E-KTP Libur 2 Hari Karena PSU